Sabtu, 17 Februari 2018

LAYANGAN KHAS BALI

Hai sobat Rare Angon
  Musim layangan sudah dekat nih yaitu pada bulan juli sampai oktober tepatnya pada musim kemarau. Musim kemarau ini angin berhembus kencang, nah angin ini yang diperlukan untuk menaikan. Kali ini saya akan membahas tentang layang layang khas Bali.

     Layang-layang di Bali memiliki beberapa jenis dan dari tiap jenis layangan memiliki bentuk dan filosofi berbeda, adapun jenis layangan tersebut:
  1. layangan Janggan
  2. layangan Bebean
  3. Layangan Pecukan
  4. Layangan Kreasi

Nah disini saya akan menjabarkan ke empat layangan tersebut :

1. Layangan Janggan


  Layangan janggan merupakan layangan yang sangat sakral dan dipercayai oleh masyarakat Bali sebagai lambang naga penjaga kestabilan bumi. Menurut cerita orang tua dulu, bumi ditopang oleh kura-kura raksasa yang bernama Bedawang Nala. Dan bumi juga dikelilingi oleh seekor naga raksasa yang bernama Naga Bhesuki, nah menurut cerita jika naga bhesuki bergerak maka bumi ini akan linuh(gempa). Naga itulah yang diabadikan menjadi sebuah layangan janggan yang berekor sangat panjang. Layangan janggan ini jika ingin diterbangkan atau sudah diturunkan harus disucikan terlebih dahulu dengan banten.

2. Layangan Bebean


   Layangan bebean berati "be" yang artinya ikan, be-bean berarti layangan berbentuk seperti ikan. Layangan bebean digambarkan seperti ikan yang menari-nari di air. Hidup ikan tergantung air, sinar, tanah, udara dan angkasa yang semua itu adalah unsur Panca Maha Bhuta yang untuk menjaga keseimbangan di dunia.



3. Layangan Pecukan


  Layangan pecuk memiliki empat sudut dan bentuknya menekuk yang dalam bahasa balinya "pecuk". Layangan ini sangat lincah diudara, dibutuhkan keahlian khusus untuk menerbangkannya karena jika salah layangan pecukan ini bisa jatuh dan rusak. Layangan pecukan ini melambangkan Ulu Chandra yaitu windhu, merupakan wijaksana simbol Sang Hyang Widhi Wasa.


4. Layangan kreasi


  Layangan kreasi adalah layangan yang dibuat dengan bentuk yang bebas bisa dibuat 3 dimensi maupun 2 dimensi asalkan layangan tersebut mampu terbang diudara. Layangan kreasi ini sangat mengandalkan kreatifitas dari seorang rare angon untuk membuat layangan yang unik dan menarik.